Pulang Kampung Hadiri Pernikahan Ulwan dan Rima

 


LOMBOK TIMUR:  Kebahagiaan menyelimuti acara akad nikah dan resepsi Ulwan Sulhi Zayyan, putra saudara Rupawan asal Dusun Bimbi, Desa Rensing Raya, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur, dengan Rima Azma dari Penujak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Sabtu (28/3/2026). Momen istimewa ini menjadi awal perjalanan baru bagi kedua mempelai dalam membangun rumah tangga.

Keduanya sama-sama berusia 28 tahun ketika memasuki babak baru kehidupan. Ulwan Sulhi Zayyan sendiri telah meniti karier profesional sebagai desainer grafis di PT Garuda yang berkantor di Jakarta. Bekal kedewasaan dan perjalanan karier tersebut menjadi bagian dari persiapannya membangun bahtera rumah tangga bersama Rima.

Di antara para tamu yang hadir, saya sendiri M. Yusuf, yang secara khusus pulang kampung dari Gunungsari, Lombok Barat, demi menghadiri acara tersebut. Kehadiran dalam momen penting keluarga dan kerabat ini bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bentuk penghargaan terhadap ikatan silaturahmi dan janji yang telah disampaikan.

Namun, perjalanan pulang ini tidak berlangsung tanpa kendala. Malam sebelumnya, ibu jari kaki saya  terluka setelah tertimpa board marker di rumah hingga berdarah dan kukunya hampir terlepas. Jempol tersebut kemudian dibalut perban, sehingga membuat saya  harus berjalan agak pincang. Sempat muncul keraguan apakah bisa pulang kampung, tetapi janji kepada orang tua Ulwan yang telah disampaikan melalui WhatsApp membuat saya tetap bertekad hadir.

Akhirnya, di tengah rasa sakit dan keterbatasan langkah, saya  tetap pulang kampung untuk menyaksikan hari bahagia Ulwan dan Rima. Kisah kecil ini menjadi gambaran bahwa menghadiri momen penting orang lain terkadang membutuhkan pengorbanan tersendiri. Doa pun mengiringi kedua mempelai agar rumah tangga yang dibangun senantiasa diliputi sakinah, mawaddah wa rahmah, keberkahan, ketenteraman, dan rida Allah SWT.

Posting Komentar

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak