Mataram: Kemenangan gemilang berhasil diraih oleh Syahila Khairun Najati, putri berbakat asal Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sukses menyabet gelar The Winner Little Miss Grand Model Indonesia (GMI) di Jakarta. Kabar membanggakan ini dengan cepat menyebar dan memicu gelombang haru serta apresiasi mendalam dari masyarakat NTB melalui berbagai unggahan di media sosial Facebook.
Berdasarkan unggahan Facebook Fitha Marthati, perjalanan Syahila menuju panggung nasional bukanlah sebuah kebetulan. Sejak awal, sang ibu dikenal sebagai sosok ibu rumah tangga kreatif yang tidak pernah kehabisan ide. Setiap kali Syahila dan adiknya mengikuti kompetisi, sang mamak selalu merancang dan menyiapkan sendiri kostum-kostum unik berjiwa seni tinggi. Kedisiplinan, semangat saling mendukung antara ibu dan anak, serta ketotalitasan inilah yang akhirnya mengantarkan Syahila melangkah mewakili NTB di panggung Grand Model Indonesia.
Perjuangan di arena nasional pun dipenuhi momen-momen emosional. Unggahan dari Riadi AdieBrother menggambarkan betapa menguras tenaga, pikiran, hingga finansial seluruh keluarga untuk mendukung langkah Syahila. Momen haru pecah saat Syahila tidak hanya berhasil melaju ke Top 5, tetapi juga menyabet penghargaan Best Catwalk dan memukau juri lewat balutan Royal Ball Gown. Gaun megah tersebut merupakan hasil desain langsung sang mamak yang kemudian dijahit oleh Mbak Husnaini Arisy dari Teros.

Ragam model yang dipakai Syahila Khairun Najati di GMI-Postingan Fb Azzam Emilia
Dibalik kilaunya panggung megah Jakarta, tersimpan kisah kesederhanaan dan kemandirian yang luar biasa. Melalui postingan pribadinya, sang mamak mengungkapkan bahwa mereka berangkat dari Lombok hanya bertiga: Syahila, sang ibu, dan sang coach. Di saat peserta lain membawa tim fotografer, MUA, hairdo, dan desainer kenamaan, tim kecil ini menangani segalanya secara mandiri- mulai dari rias wajah, menata rambut, hingga merancang busana kompetisi.
Ketika nama Syahila akhirnya menggema dan diumumkan sebagai Winner Little Miss Grand Model Indonesia, tangis haru dan sujud syukur tak terbendung. Perjuangan tanpa lelah dan kerja keras tanpa batas yang diupayakan dari Lombok terbayar tuntas. Kemenangan ini membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi setinggi-tingginya.
Rasa bangga dan dukungan hangat pun mengalir deras dari netizen di Facebook, seperti yang diungkapkan oleh Lina dan Ros. Mereka menyampaikan rasa kagum atas feeling yang terbukti tepat serta mengapresiasi kehebatan Syahila dan ibunya. Sang ibu dipuji bukan hanya sebagai pendamping setia, tetapi juga sebagai makeover artist dan stylist luar biasa yang menjadi kunci di balik penampilan memukau sang juara.
Referensi Sumber:
Artikel/narasi ini disusun berdasarkan kompilasi kisah dan kutipan langsung dari beberapa unggahan publik di media sosial Facebook (periode update kompetisi Little Miss GMI) oleh akun:
Fitha Marthati
Riadi AdieBrother (bersama Yink Ayi & Syahila Shahia FaatihFaizan)
Syahila Shahia FaatihFaizan (Akun Resmi/Mamak Syahila)
Komentar publik dari akun Lina dan Ros

0 Komentar
Komentar Anda