Penyuluh Agama KUA Sakra Barat Sosialisasikan Dampak Pernikahan Dini di SMP NW Jerua

 


LOMBOK TIMUR: Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sakra Barat, TGH Jalaluddin Shodin, QH., S.Ag., Ash-Shaulatiy, menyampaikan sosialisasi tentang dampak pernikahan dini terhadap perempuan dan anak di Yayasan Al-Abbasiyah SMP NW Jerua, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) UIN Mataram.

Dalam kegiatan tersebut, TGH Jalaluddin mendapat amanah untuk memberikan materi kepada siswa-siswi dan para guru mengenai pentingnya mencegah pernikahan dini serta mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan. Ia menekankan bahwa pernikahan membutuhkan kesiapan ilmu, mental, fisik, emosional, spiritual, dan tanggung jawab.

Ia mengajak para siswa untuk memprioritaskan pendidikan, belajar dengan sungguh-sungguh, meraih cita-cita, serta membangun karakter sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Menurutnya, keputusan menikah pada usia yang belum siap berisiko menghambat pendidikan dan berdampak terhadap kesehatan serta masa depan perempuan dan anak.

TGH Jalaluddin juga mengajak para guru dan orang tua berperan aktif dalam mendampingi anak-anak agar mampu mengambil keputusan yang tepat mengenai masa depan mereka. Ia menegaskan bahwa menunda pernikahan hingga benar-benar siap bukan berarti menolak pernikahan, melainkan ikhtiar untuk membangun keluarga yang sehat, bertanggung jawab, dan harmonis.

Informasi mengenai kegiatan tersebut dikutip dari unggahan di akun Facebook pribadi TGH Jalaluddin Shodin pada 8 Agustus 2026. Melalui kegiatan ini, ia berharap kesadaran untuk mencegah pernikahan anak semakin meningkat, sehingga generasi muda dapat mempersiapkan masa depan dengan lebih baik dan kelak membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Posting Komentar

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak