Puisi Untuk Bidadariku

Puisi Untuk Bidadariku
Oleh: Yusuf Therabita
Dibacakan oleh: H. Atto Raidi
Aku hanya lantunan kata Yang tersendat dalam kegalauan Atau irama yang tak lagi mengikuti nada Ketika aku sadar kepak bidadariku telah jauh Meninggalkan lukisan kenangan yang terjilid di lembaran-lembaran ingatanku Dan ketika aku tengadahkan wajahku Pada malam dengan purnamanya Lalu bulan berkata dengan lirih Kawan Jangan bersedih Akan aku mekarkan lotus yang telah dipetik itu Yang kedua kali untukmu Dan aku menunggu Lalu aku tahu Aku telah dibohongi oleh waktu dan diriku sendiri untuk berkata aku menunggu janji itu Hingga kini Dan di lain hari Sebuah bintang datang kepadaku Dengan berbisik lirih Mendoakan bahwa apa yang hilang dariku Semoga akan segera kembali Dan dengan sabar aku menanti Bila kepak bidadariku itu akan kembali Untuk menyapaku malam ini Tapi ia tak pernah kembali Bidadariku Maafkan aku Jika aku telah merangkai sebentuk duka untukmu Untuk ku kalungkan pada rindu kita Dan itu membuatmu pergi Aku hanya tak sadar aku terlalu mencintaimu.

Posting Komentar

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak